Postingan

Menampilkan postingan dengan label Akhlaq Mulia

Cara Agar Persahabatan Menjadi Awet

Cara Agar Persahabatan Menjadi Awet " Bagaimana agar persaudaraan dan persahabatan kita ini bisa awet " Pandang sahabatmu sebagai manusia biasa, yang punya kelebihan dan kekurangan. Suatu saat dia akan membuatmu bahagia, tetapi dalam kesempatan lain bisa membuatmu kecewa. Kita butuh dada yang lapang, untuk bisa terus bersama, bersyukur atas kebaikannya, dan bersabar atas kealpaannya. Hingga Allah SWT memilih kita termasuk dalam golongan orang yang saling mencintai karena NYA. Dalam jalinan ukhuwah, tidak selamanya kita menemukan kata sepakat, tidak selamanya kita sejalan dalam beberapa hal, sering ada perbedaan, sebab kita tidak diciptakan sempurna, tetapi saling menyempurnakan ..... Suatu ketika mereka butuh nasehat, diwaktu lain kitalah yang butuh dinasehati. Mungkin ini prinsip awetnya sebuah ukhuwah, bahwa kita tak bisa memaksa setiap orang untuk selalu berbuat baik, tetapi kita mampu untuk melatih diri ini, agar senantiasa berbuat baik kepada yang lain. Be...

Cara Menanamkan Malu menurut Ustadz Maulana

Gambar
Cara Menanamkan Malu menurut Ustadz Maulana Renungkan perkataan Ibrahim bin Adham: "Kalau mau berbuat dosa, cari bumi yang lain" Kita tinggal di bumi Allah, masak berbuat maksiat kepada Allah. Malu, mengaku umat Nabi, tapi tidak melaksanakan sunnah nabi. Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT

Prasangka

Berbeda jauh dengan suasana kereta AC pada umumnya, kereta ekonomi non-AC Jabodetabek yang lumayan panas hawa dalamnya. Penumpang saling dempet berdempet. Kebanyakan berdiri. Saling berusaha menyeimbangkan tubuh agar tidak terbawa godaan gerbong yang kadang berguncang.  Seorang eksekutif muda, berdiri di antara mereka. Sesak-sesakan dengan penumpang lain. Pakaiannya adalah jas elegan. Keringat terlihat beberapa tetes. Cukup bersih. Setidaknya, beda jelas dengan lainnya. Lalu, ia membuka HP Tablet Androidnya. Besar. Lebih besar tentu dibanding HP umumnya. Ia memang sedang ada chat penting dengan para donatur. Chat tentang dana untuk membantu orang-orang kebanjiran.  Semuanya menoleh padanya atau meliriknya. Apa batin mereka?  Di pintu, ada seorang pemuda lusuh membatin, 'Huh, pamer dia dengan barangnya. Sudah tahu di kereta Ekonomi.' Di belakang pemuda lusuh itu, seorang pedagang membatin, 'Mentang-mentang sekali HP nya seperti itu dipamerkan. Sudah tahu di kereta Ekonomi....

Tindakan Kita adalah Pilihan Kita

Suatu hari, dua orang sahabat menghampiri sebuah lapak untuk membeli buku dan majalah. Penjualnya ternyata melayani dengan buruk. Mukanya pun cemberut. Orang pertama jelas jengkel menerima layanan seperti itu. Yang mengherankan, orang kedua tetap enjoy, bahkan bersikap sopan kepada penjual itu. Lantas orang pertama itu bertanya kepada sahabatnya, "Hei. Kenapa kamu bersikap sopan kepada penjual yang menyebalkan itu?" Sahabatnya menjawab, "Lho, kenapa aku harus mengizinkan dia menentukan caraku dalam bertindak? Kitalah sang penentu atas kehidupan kita, bukan orang lain." "Tapi dia melayani kita dengan buruk sekali," bantah orang pertama. Ia masih merasa jengkel. "Ya, itu masalah dia. Dia mau bad mood, tidak sopan, melayani dengan buruk, dan lainnya, toh itu enggak ada kaitannya dengan kita. Kalau kita sampai terpengaruh, berarti kita membiarkan dia mengatur dan mempengaruhi hidup kita. Padahal kitalah yang bertanggung jawab atas diri sendiri." Saha...