Postingan

Menampilkan postingan dengan label Materi Mentoring

Ahwalul Muslim Al Yaum

AHWALUL MUSLIM ALYAUM Tema ini adalah suatu upaya untuk menggambarkan akan keadaan dunia Islam kontemporer (saat ini) dengan segala kelebihan dan kekurangan-kekurangannya. Kondisi umat Islam saat ini penuh dengan kelemahan-kelemahan. Kelemahan-kelemahan itu terkait dengan kapasitas intelektual dan problematika moral. Kelemahan dalam kapasitas intelektual (Al Jahlu) Kelemahan umat Islam yang terkait dengan kapasitas intelektual meliputi: 􀀀🏼 Dho'fut Tarbiyah (lemah dalam pendidikan) Kelemahan dalam aspek pendidikan formal dan informal (pengkaderan) sangat dirasakan oleh umat Islam masa kini. Jika pendidikan juga pembinaan dan pengkaderan lemah maka akan mustahil melahirkan anasir-anasir dalam nadhatul umat (kebangkitan umat). 􀀀🏼 Dho'fut Tsaqofah (lemah dalam ilmu pengetahuan) Dewasa ini sedang sangat pesat perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tetapi umat Islam terasa tertinggal bila dibandingkan umat yang lainnya, ini disebabkan karena wawasan umat Islam yang s...

HIDAYAH MELAUI ANAKKU

Sahibul hikayat dalam kisah ini adalah warga Madinah Nabawiyah, ia menuturkan sebagai berikut, "Aku adalah seorang pemuda umur 37 tahun, telah berkeluarga dengan beberapa anak. Aku telah banyak melakukan yang diharamkan Allah. Jarang sekali shalat berjamaah, kecuali pada momen-momen tertentu saja, sekedar formalitas di mata orang lain. Hal itu disebabkan karena aku merasa sebagai orang jahat. Syetan selalu mengikatku setiap saat. Anakku berumur 7 tahun, namanya Marwan, ia tuli dan bisu, tetapi ia telah banyak mereguk nilai-nilai keimanannya dari isteriku. Pada suatu malam aku dan Marwan sedang berada di rumah, aku mulai merencanakan apa yang akan aku lakukan malam ini bersama teman-teman, dan di mana lokasinya. Saat itu selepas sholat Maghrib, dengan bahasa isyarat anakku mengatakan sesuatu, aku sangat faham kalau dia mengingatkan diriku untuk shalat, "Mengapa Bapak tidak shalat?" begitu kira-kira yang ingin dikatakannya. Kemudian ia mengangkat kedua tangannya ke langi...

Tadabbur Qur'an Surat Thaha:115-121

*Masuk Islam secara kaaffah (menyeluruh).   Agar kaaffah, perlu bertahap, dimulai dari yang wajib. Dalam hadits Qudsi: Allah senang kepada hamba-Nya yang mengerjakan yang wajib. Ayat 115: - Manusia punya sifat lupa dan kemauan yang tidak kuat.   Untuk mengatasi kelemahan tersebut perlu diingatkan dan motivasi agar muncul kemauan yang kuat. Ayat 116-123: - Iblis musuh manusia. Iblis selalu berusaha agar manusia melanggar norma yang sudah Allah tetapkan. Dalam kasus Adam, Iblis menggoda Adam agar memakan buah dari sebuah pohon yang Allah larang untuk memakannya. Iblis mengimingi Adam dengan janji: kalau memakan buah tersebut Adam dan istrinya akan kekal di surga dan memperoleh kerajaan yang tidak akan binasa. - Akibat melanggar: Adam dan istrinya telanjang dan dikeluarkan dari surga. Fenomena ketelanjangan para wanita saat ini merupakan bukti bahwa program penyesatan Iblis berhasil.