Seorang anak mengeluh pada ayahnya, "Aku capek, sangat capek. Aku belajar mati matian sedang temanku dgn enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja! Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu. Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung. Aku capek karena harus menjaga lidahku, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati. Aku capek ayah, aku capek menahan diri…Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka ayah! .." sang anak mulai menangis. Sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya, "Anakku, ayo ikut ayah". Mereka menyusuri jalan yg jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang. "Ayah, mau kemana kita? Aku tidak suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah," anaknya terus mengeluh. Akhirnya mereka sampai di ...