Yusuf Mansur : Di Masjid Kita Mengadu


Tukang Becak Membangun Pesantren

Ada pengalaman yang hebat dari seorang tukang becak yang ingin membangun pesantren.
Tahun 2003 ia menyampaikan keinginannya kepada Allah, langsung di rumah Allah, di masjid :
"Ya Allah apakah Engkau percaya saya cuma tukang becak bisa bangun masjid, bisa bangun madrasah, bangun pesantren. Ya Allah apakah Engkau percaya saya mempunyai niat yang tulus. Jika Engkau percaya, bantulah saya."
Tahun 2011 pesantrennya sudah punya 7 lokal, ia masih tinggal di kontrakan dan masih mengirim uang untuk pesantrennya.

Mencari Duit di Masjid

Selama ini kita sering lebih berharap kepada manusia ketimbang kepada Allah.
Padahal, siapakah yang memberi rezeki kepada kita? Allah. Lantas mengapa kita tidak langsung minta pada-Nya, di rumah-Nya, di masjid.

Kalau dipanggil atasan kita langsung menghadap, tapi kalau Allah memanggil?
Kalau masuk kerja, kita usahakan tidak terlambat, tapi kalau shalat berjamaah?
Kalau menghadap pejabat kita gunakan pakaian yang baik, apalagi menghadap Allah.

Saya dulu susah karena meninggalkan masjid.



\

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Soal Ujian Nasional SMA 2015 Bocor di Internet

Sabar dalam Ketaatan

Jambore Literasi 2018 di Kota Depok

Soal UN Sosiologi: Bentuk Interaksi Disosiatif

Ustadz Badru Salam: Minhajul Qoshidin

Mengenang Wafatnya Husain

Fungsi Sosiologi