Pelatihan Penanganan dan Evaluasi Anak Berkebutuhan Khusus

Peserta Didik Berkebutuhan Khusus

Education for All

(Fitriany Juhari)

Tanaman, butuh air banyak, sedang, sedikit. Perlakuan berbeda. Ada yang dikeluarkan, dst. Begitu juga siswa. Setiap individu unik. Tidak bisa disamakan.

PDBK
13 kategori
1. Hambatan pendengaran
2. Hambatan penglihatan
3. Hambatan motorik: lumpuh, meningitis.
4. Hambatan intelektual: cek IQ, biasanya di bawah 75. Biasanya anak anak tunagrahita
5. Hambatan sosial emosi: tiba tiba teriak, bicara sendiri, dikit dikit banting pintu, sensi banget. Bukan autisme.
Kalau mager, adrenalin turun, otak nggak bekerja. Suka minum manis. Kopi manis. Kurang tidur, serotonin turunan. Berasa lebih cemas. (Tidur cukup, bergerak, makanan)
Anak cemas, ortu nggak ada. Pendidik sbg ortu.
Siswa smp dan sma perlu menjaga kesehatan mental.
6. Hambatan belajar spesifik.
IQ di atas rata rata.
Nggak bisa ukur jarak.
Pengurangan nggak bisa karwna nggak tahu simbol.
Disleksia.
Kalau ditemani bisa, itu karena sikap belajar, mungkin aksel.
7. Cerdas dan Bakat istimewa, sekolah khusus kalau sekolah nggak bisa menangani.
Nggak bisa bergaul dengan orang lain.
8. ADHD, gangguan pemusatan perhatian, sebenarnya pintar.
ADHD dari kecil, otak.
9. Hambatan spektrum autis
Autis 3: komunikasi, sosial, rijit.
Tiba tiba membeo.
10. Korban narkoba
11. Tuna ganda:
Lamban belajar: diulang ulang


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pesan Hasan Al Basri: Hati-hati dengan Ujub

Evaluasi Kelompok Sosial dan Jawaban

1 Ramadhan 1436 H Bertepatan dengan 18 Juni 2015

Latihan Soal UN Pengendalian Sosial

Hasil Keputusan Musyawarah Majelis Syuro PKS 7 Agustus 2018

Pengertian Kearifan Lokal Menurut Quaritch Wales

Masyarakat Multikultural

Kang Zain: 4 Prinsip Kehidupan