Postingan

Menampilkan postingan dengan label FPI

Asyari Usman: Hancur-Lebur, Ketua Komnas HAM Menjadi Jurubicara Polisi

  Ahmad Taufan Damanik, Ketua Komnas HAM, mengatakan di satu diskusi ‘online’, 17/1/2021, bahwa laskar Front ketawa-ketawa ketika terlibat bentrok dengan aparat kepolisian pada 7 Desember 2020. Lebih sinis lagi, Taufan menilai para pengawal H125 itu “menikmati pergulatan”. Ini betul-betul hancur-lebur. Posisi ketua Komnas berubah menjadi jurubicara polisi. Pernyataan seperti ini seharusnya diucapkan Irjen Argo Yuwono atau jubir-jubir Polri lainnya. Taufan Damanik menyimpulkan begitu berdasarkan rekaman suara (voice note) percakapan di antara para pengawal H125 yang dia dengar. Mungkin pernah Anda dengar juga. Waktu itu viral di medsos. Ada bagian-bagian dari ‘voice note’ percakapan tsb yang sesekali terdengar ketawa. Tetapi, Taufan tidak meletakkan suara ketawa itu dalam konteks yang utuh. Pertama, para pengawal H125 tidak tahu siapa penguntit yang sedang mereka hadapi. Sebelum konprensi pers Kapolda Metro (7/12/2020) siang yang mengakui aparat kepolisian membunuh 6 pemuda Front, p...

Keterangan Pers Komnas HAM RI tentang Peristiwa Kematian Enam Laskar FPI

Gambar
Merespon terjadinya peristiwa kematian 6 (enam) Laskar FPI yang terjadi di Tol JakartaCikampek dan sebagian wilayah Karawang, Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, telah membentuk Tim Penyelidikan untuk melakukan investigasi atas kasus tersebut sesuai dengan mandat Komnas HAM Pasal 89, Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia sejak Tanggal 07 Desember 2020.  ....... Selanjutnya silakan simak di bawah ini: Sumber:  Komnas HAM

Relawan FPI Tidur di Kuburan

Gambar
Berita 16 tahun lalu .... Saat Tsunami Aceh 2004 Relawan FPI Tidur di Kuburan Front Pembela Islam (FPI) selama ini dikenal sebagai perusak tempat-tempat hiburan yang buka saat bulan puasa. Atau penggerebek tempat-tempat judi. Namu, karena tindakannya dianggap berlebihan, serta melampaui kewenangan, yang datang justru kecaman. Dalam peristiwa bencana tsunami di Aceh, FPI justru membuahkan hasil yang menggembirakan.  Relawan FPI-lah yang menemukan mayat, kata Jurubicara Polda Aceh, Sayed Husaini, padahal selama ini FPI sering berseberangan dengan polisi.  Di Aceh, FPI juga tidak terdengar bentrok dengan relawan lain, baiki sipil, militer maupun asing. Bagaimana relawan FPI hidup di daerah bencana membantu masyarakat Aceh? Berkaos putih dengan tulisan  'Duka Aceh, Duka Kita Semua' , setiap pagi ratusan anggota Front Pembela Islam (FPI) keluar dari sarangnya di Taman Makam Pahlawan, kawasan Peuniti, Banda Aceh.  "Ana gak bertahun baru di sini. Sudah buta ama tanggal-tang...