Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tolikara

Seruan MIUMI 24 Juli 2015 "Jumat Solidaritas untuk Muslim di Papua dan Soliditas Umat untuk Integritas NKRI"

Siaran Pers MIUMI DKI Jakarta "Tragedi Tolikara adalah bentuk kejahatan terhadap kemanusiaan, petaka terhadap kerukunan hidup beragama, serta bibit ancaman yang meneror keutuhan NKRI. Untuk itu langkah hukum oleh aparat perlu secepat mungkin diambil untuk membongkar dan menangkap otak dalang di balik tragedi tersebut….." (Bachtiar Nasir – KOMAT) Tragedi Tolikara yang pecah di Jumat (17/7) pagi harus dipandang tak sekedar sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan, namun lebih jauh merupakan petaka terhadap kerukunan hidup beragama di Indonesia dan bara dalam sekam yang meneror keutuhan NKRI. Seperti yang telah sama-sama kita pahami, pagi itu tak kurang dari 500 orang tak dikenal secara tiba-tiba melempari jamaah shalat Ied di halaman masjid Baitul Muttaqien Koramil setempat. Aparat hukum telah berupaya mengamankan situasi, namun aksi kekerasan semakin meluas eskalasinya. Akibatnya tak kurang dari 64 kios terbakar, serta masjid Baitul Mutaqin yang merupakan tempat ibadah bag...

Komite Umat untuk Tolikara Papua Mengirim Tim Pencari Fakta

Komite Umat untuk Tolikara Papua Mengirim Tim Pencari Fakta KOMITE UMAT untuk TOLIKARA PAPUA Press Release, 21 Juli 2015 Komite Tolikara Terbentuk Tim Pencari Fakta (TPF) Langsung Dikirim Hari Ini Jakarta— Untuk membantu pengungkapan dan pembangunan kembali bangunan tempat ibadah, ruko, kios, dan tempat tinggal yang hangus akibat ulah Kelompok Gereja Injili Di Indonesia (GIDI) di Tolikara, Papua, sebuah Tim Pencari Fakta (TPF) hari ini (Selasa (21/7/2015) diberangkatkan ke Pulau Cendrawasih itu. TPF yang dipimpin Fadlan Garamatan, terbang ke Papua bersama 7 anggota Tim dari berbagai latar belakang ilmu. Sesuai rencana, sesampai di TKP, seluruh anggota TPF akan melakukan beberapa tugas berat diantaranya menyusun kronologi sesuai aslinya. Kenapa disebut kronologi sesuai aslinya, karena hingga hari ini, ada beberapa upaya dari pihak tertentu yang mencoba membelokkan arah opini kepada publik. Pembelokan opini ini jelas sangat merugikan karena fakta yang ada di lapangan menjadi kabur...

Laporan Terkini 21 Juli 2015 dari Tolikara

Laporan Situasi Tolikara per 21 Juli 2015 Pukul. 10.15 WIB Berikut ini informasi yang kami dapatkan dari Imam alfaruq (Dompet Dhuafa) yang sekaligus perwakilan tim FOZ (Forum Organisasi Zakat) yang sudah berada di lokasi (Tolikara, Karubaga) sejak Selasa, 21 Juli 2015 Pukul 10.00 WIT: GAMBARAN UMUM a. Kegiatan sholat Idul fitri di Tolikara sudah dilakukan sejak Tahun 1945 saat Indonesia Merdeka secara terus menerus. b. Jumlah Penduduk Muslim saat ini di Tolikara berjumlah 1000 jiwa lebih c. Sholat Ied di halaman Koramil sudah dilakukan sejak tahun-tahun sebelumnya dan tidak pernah ada masalah dengan penduduk pemeluk agama lain. d. Sholat Ied dilakukan menggunakan pengeras suara dalam kapasitas kecil yang hanya di dapat didengar oleh jamaah Sholat Ied e. Jumlah Jamaah Sholat Ied yang hadir pada tahun ini sekitar 400-an jiwa. f. Pada saat bersamaan dengan Sholat Ied 1436 H, sedang dilakukan pertemuan Kristen Internasional yang dihadiri kurang lebih sejumlah 7000 peserta dari dalam ma...

Skenario Lain Kerusuhan Tolikara

Gambar
Berikut uraian mengenai Skenario Lain Kerusuhan Tolikara menurut salah seorang muslim (A***) di sana. Perkenankan saya berbagi sedikit fakta bahwa ada SKENARIO LAIN di balik aksi pembakaran masjid, rumah dan kios milik umat Islam di Tolikara pada saat Idul Fitri kemarin. Ini juga yg menjadi pertimbangan saya (dan saya harap untuk semua umat Islam di Indonesia) untuk lebih hati-hati dan waspada menghadapi situasi yg sangat mudah disusupi oleh kepentingan lain selain masalah agama. Pada tulisan saya yg pertama saya sampaikan bahwa di Papua pada umumnya, toleransi sudah bukanlah barang baru lagi. Ia sudah mendarah daging di setiap warga di Papua. Baik muslim maupun non muslim. Maka, terjadinya aksi intoleran ini dapat dipastikan bukan diakibatkan oleh hal yg sepele. Apalagi hanya urusan SPEAKER. Bukan itu. Dapat dipastikan ada skenario dan aksi liar yg dilakukan oleh sutradara handal. Di Papua, ada DUA HAL yg sangat menjadi perhatian utama pemerintah daerah serta aparat penegak hu...

Pandangan Ustadz Fadlan Mengenai Kerusuhan Tolikara

Gambar
Pandangan Ustadz Fadlan Mengenai Kerusuhan Tolikara Mari kita cermati apa yg disampaikan dalam dialog Guru pagi ini dgn Ustadz Fadlan Garamatan Pegiat Dakwah di pedalaman papua memaknai kejadian disana... 1. Ujian hasil didikan Ramadhan selama 1 bulan tentang "kesabaran".. langsung Allah "UJI" masih kah itu membekas dan menjadi bagian dalam Ruh fan jiwa kita, sehingga ketika melihat sebuah kejadian bukan hanya dengan mata, tapi mampu menghidupkan mata hati agar mampu melihat dengan "kecerdasan" yg lebih dalam disetiap persoalan Ummat secara menyeluruh.. 2. Menggugah Dakwah kita, agar saat kita membangun Mushola/ Masjid buatlah dari bahan yg tdk mudah terbakar.. memang mahal..tapi itulah dakwah, memerlukan pengorbanan yg besar.. semangat ber-amal dalam Membangun Rumah Allah.. 3. Mengolah satu informasi dengan kecerdasan emosional, agar menjadi sebuah strategi dakwah yg cerdas sebagaimana dakwahnya Rasulullah... Dakwah dengan "keteladanan...

PERNYATAAN SIKAP PRESIDIUM AAUI ATAS INSIDEN TOLIKARA PAPUA

PERNYATAAN SIKAP PRESIDIUM AAUI ATAS INSIDEN TOLIKARA PAPUA Bismillaahirrahmaanirrahiim Assalaamu 'Alaikum Warahmatullaahi Wabarakaatuh. Kami Presidium Aliansi Alim Ulama Indonesia (AAUI), bersikap tegas mengenai Insiden Tolikara Papua: 1. Sangat menyesalkan yang sedalam-dalamnya dengan terjadinya Insiden Tolikara, yang meretakkan kerukunan Umat Beragama di Indonesia. 2. Mengutuk keras kelompok penyerang yang telah melanggar hukum dan prinsip-prinsip toleransi di negeri ini. Apalagi dengan semakin besarnya toleransi yang diberikan oleh kaum muslimin. 3. Mendesak aparat keamanan (Polri) segera menangkap para pelakunya dan memproses mereka secara hukum dengan secepat-cepatnya. 4. Menghimbau para tokoh muslim agar menenangkan dan mengontrol umat dan anggotanya untuk tidak melakukan tindakan pembalasan. 5. Mendesak majelis agama dan para tokoh kristen agar serius mendidik umatnya untuk menghargai hukum dan toleransi yang diberikan oleh kaum muslimin yang mana mereka mayoritas mutla...

Kerusuhan Idul Fitri di Tolikara, Papua

Kerusuhan Idul Fitri di Tolikara, Papua Berita dari website Piyungan Online: Masjid di Papua Dibakar Saat Sholat Idul Fitri, Ini Kronologisnya 41 menit yang lalu Hari Raya Idul Fitri adalah hari bahagia bagi Umat Islam seluruh dunia. Namun kebahagian itu tak dirasakan Umat Islam di Karubaga Kabupaten Tolikara Papua yang merayakan Idul Fitri hari ini, Jumat (17/7/2015). Berikut INFO yang redaksi Piyungan Online terima dari sumber di Papua. Sebelum kami posting kami sudah klarifikasi ke sumber untuk kevalidan data. - Saat Umat Islam di Tolikara Papua menjalankan sholat Idul Fitri, tiba-tiba massa melempari jamaah saat Takbir ke-7 lalu masjid dibakar. - Masjid diserbu dan dibakar orang-orang dari distrik. - Massa yang disebut dari GIDI Papua (Gereje Injil Di Indonesia) menyerbu dan membakar masjid karena hari ini (Idul Fitri) mereka juga punya acara. - Sehari sebelumnya GIDI sudah layangkan SURAT PERINGATAN agara Umat Islam TIDAK TAKBIRAN DAN TIDAK MENJALANKAN SHOLAT IED. - Musli...