Postingan

Kondisi Sosial Masyarakat Paska Konflik Di Aceh Timur

Penelitian YAPPIKA di sepuluh kabupaten di NAD, termasuk Aceh Timur (Kecamatan Peureulak dan Darul Aman) menunjukkan lemahnya pranata di tingkat komunitas desa. Kelemahan ini disebabkan karena penyeragaman struktur pemerintahan desa selama masa Orde Baru serta akibat konflik yang memunculkan perasaan saling curiga dan ketakutan di antara warga masyarakat desa. Dalam kondisi konflik, peran dan posisi Geuchik sebagai kepala pemerintahan di desa juga tidak masimal karena unsur ketakutan, baik terhadap TNI atau GAM, sering lebih dominan daripada keberpihakan terhadap masyarakat desa. Bagi TNI dan GAM, desa menjadi ajang pertarungan politik berupa tuntutan loyalitas dan pengaruh politik serta kepentingan ideologi (budaya & struktur tradisional Aceh vs orientasi politik pemerintahan Orde Baru). Ketakutan serta strategi militer yang membatasi ruang gerak masyarakat sipil juga membatasi kebebasan bergerak serta berkumpul mas...

Konflik Tawuran Pelajar SMA 70 dan SMA 6

Oleh: Dhita Aulia Syafitri XI IIS 2 JAKARTA  - Konflik antarpelajar SMAN 6 dan SMAN 70, Bulungan, Jakarta Selatan nampaknya tak pernah berakhir. Siang ini, Senin (24/9) sejumlah siswa dua sekolah tersebut kembali tawuran di Bulungan. Akibat aksi ini, seorang siswa SMAN 6, Alawi harus meregang nyawa setelah disabet senjata tajam oleh pelajar yang diduga dari SMA 70 tepat di belakang Blok M Plaza, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Peristiwa ini bermula ketika sekitar 20 pelajar dari SMAN 70 datang dan menyerang 15 siswa SMAN 6 yang akan bermain futsal. Penyerangan ini terjadi saat jam pulang sekolah. Alawi dan teman-temannya saat itu sedang berkumpul di sebuah tempat nongkrong terkenal di Jakarta Selatan. "Tadi lagi nongkrong di Sevel, tiba-tiba diserang," jelas Faruq, teman Alawi. Diserang tiba-tiba, para pelajar itu tak bisa berbuat banyak. Termasuk  Alawi yang tak bisa menghindari sabetan senjata tajam pelajar SMAN 70. Ia mengalami luka serius di bagian dada. Faruq mengaku se...

Konflik Suku Dayak dan Madura

Oleh: Anggita Maharani XI IIS 2 Beragamnya suku di Indonesia terkadang melahirkan sebuah peperangan yang biasa kita sebut dengan perang antar suku. Alasan peperangan itu sangatlah bermacam-macam. Menurut badan riset, data suku-suku yang ada di Indonesia mencapai kurang lebihnya lebih dari 300 kelompok suku atau etnik. Jumlah suku bangsa yang mencapai ratusan inilah pada kenyataannya memang sangat rentan akan terhadap sebuah konflik. Dan perang antar suku pun pada akhirnya menjadi suatu hal perstiwa yang memang tidak bisa dihindarkan lagi. Dari sekian banyak suku di Indonesia, suku Jawa adalah kelompok suku yang paling besar dengan mencapai jumlah 41% dari total populasinya. Suku-suku terpencil di Kalimantan dan Papua, memiliki populasi yang kecil yang beranggotakan ratusan orang saja. Banyak atau sedikitnya kelompok suku ternyata berpengaruh terhadap perang antar suku tersebut. Konflik merupakan hal atau masalah yang lazim atau biasa terjadi di lingkungan ...

Konflik Antara Karyawan & Atasan PT.SOSRO

Tanjungpinang,  SENTANAonline.com JUNIANTO merupakan mantan karyawan PT Sosro yang bergerak di bidang usaha penjualan minuman teh botol. Kini Juniato duduk di kursi pesakitan Pengadilan Negeri Tanjungpinang sebagai terdakwa karena adanya pengaduan pihak Managemen PT Sosro dengan tuduhan telah memecahkan beberapa botol kosong teh sosro dengan nilai kerugian lebih kurang Rp 200 ribu. Sidang lanjutan tersebut dipimpin majelis hakim Jalili Sairin.SH MHum didampingi dua hakim anggota Edy Junaidi.SH MHum dan Jerihat Simarmata.SH MHum. Sementara JPU Edy Prabudi.SH yang diwakili Palapia SH dalam persidangan Rabu (1/2) menghadirkan saksi Andi Rio Framantdha selaku Direktur PT. AYF CIEZAR. Dari kesaksian Andi Rio menjelaskan sebenarnya alat bukti yang dihadirkan jaksa berupa nota asli milik Perusahaan PT AYF CIEZAR yang merupakan rekanan sebagai agen penyalur minuman Teh botol Sosro. Nota tersebut sebenarnya tidak ada tulisan yang menyatakan kalau ada botol pecah. N...

Konflik Senior SMA 3 siksa adik kelas karena selama ini diam ketakutan

Berbagai modus yang dilakukan senior SMA 3 sungguh memilukan. Bagaimana tidak, mereka pemuda yang seharusnya menjadi panutan bagi adik-adiknya kelak malah dengan tega memalak, bahkan mengasari jika permintaannya tidak terpenuhi. Kepala Kepala Sekolah SMA 3, Retno Listyarti meyakini tindakan yang dilakukan para senior ini tak lepas dari kekerasan serupa yang dialami mereka sebelumnya saat masih menjadi junior. Alhasil, mereka pun melakukan pembalasan kepada adik-adik kelasnya. "Para korban bertahun-tahun diam, karena ketakutan dan merasa terancam," ungkap Retno dalam jumpa pers di sekolahnya, Rabu (11/2). Tindakan ini terus berlangsung secara turun menurun, bahkan sikap diam dan tak melawan itu membuat mereka semakin semena-mena. Tak hanya itu, permintaan yang diberikan pun tak lagi murah, jumlah rupiah terus meningkat hingga adik kelasnya tak mampu merealisasikannya. "Perilaku ini pun akhirnya dipelajari korban dan bisa saja korban meniru kepada adik kelasnya ketika korb...

Konflik senior siksa adik kelas

Senior SMA 3 siksa adik kelas karena selama ini diam ketakutan Oleh: Ainiyah mutia Merdeka.com - Berbagai modus yang dilakukan senior SMA 3 sungguh memilukan. Bagaimana tidak, mereka yang seharusnya menjadi panutan bagi adik-adiknya malah dengan tega melakukan memalak, bahkan mengasari jika permintaannya tidak dipenuhi. Kepala Kepala Sekolah SMA 3, Retno Listyarti meyakini tindakan yang dilakukan para senior ini tak lepas dari kekerasan serupa yang dialami mereka sebelumnya. Alhasil, mereka pun melakukan pembalasan kepada adik-adik kelasnya. "Para korban bertahun-tahun diam, karena ketakutan dan merasa terancam," ungkap Retno dalam jumpa pers di sekolahnya, Rabu (11/2). Tindakan ini terus berlangsung secara turun menurun, bahkan sikap diam dan tak melawan itu membuat mereka semakin semena-mena. Tak hanya itu, permintaan yang diberikan pun tak lagi murah, jumlah rupiah terus meningkat hingga adik kelasnya tak mampu merealisasikannya. "Perilaku ini pun akhirnya dipelajar...

konflik sosial, penyebab, dan solusi: tawuran antar sekolah

oleh: Salsabila Jihan xi iis2 Tawuran antara pelajar saat ini sudah menjadi masalah yang sangat mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan di sekitarnya. Saat ini, tawuran antar pelajar sekolah tidak hanya terjadi di lingkungan atau sekitar sekolah saja, namun terjadi di jalan-jalan umum, tak jarang terjadi pengrusakan fasilitas publik. Penyimpangan pelajar ini menyebabkan pihak sekolah, guru dan masyarakat yang melihat pasti dibuat bingung dan takut bagaimana untuk mererainya, sampai akhirnya melibatkan pihak kepolisian.  faktor penyebabnya adalah, 1.Permasalahan yang sudah mengakar dalam artian ada sejarah yang menyebabkan pelajar-pelajar dua sekolah saling bermusuhan. 2.Jiwa premanisme yang tumbuh dalam jiwa pelajar. 3.Tawuran Antar Pelajar Akibat Rasa Setia Kawan yang Berlebihan solusinya adalah, Sikap optimis dan kepercayaan terhadap pelajar perlu ditumbuhkan kembali, sehingga suatu saat kita tidak akan mendengar lagi berita atau kabar mengenai kejadian tawuran antar pelaja...