Kondisi Sosial Masyarakat Paska Konflik Di Aceh Timur
Penelitian YAPPIKA di sepuluh kabupaten di NAD, termasuk Aceh Timur (Kecamatan Peureulak dan Darul Aman) menunjukkan lemahnya pranata di tingkat komunitas desa. Kelemahan ini disebabkan karena penyeragaman struktur pemerintahan desa selama masa Orde Baru serta akibat konflik yang memunculkan perasaan saling curiga dan ketakutan di antara warga masyarakat desa. Dalam kondisi konflik, peran dan posisi Geuchik sebagai kepala pemerintahan di desa juga tidak masimal karena unsur ketakutan, baik terhadap TNI atau GAM, sering lebih dominan daripada keberpihakan terhadap masyarakat desa. Bagi TNI dan GAM, desa menjadi ajang pertarungan politik berupa tuntutan loyalitas dan pengaruh politik serta kepentingan ideologi (budaya & struktur tradisional Aceh vs orientasi politik pemerintahan Orde Baru). Ketakutan serta strategi militer yang membatasi ruang gerak masyarakat sipil juga membatasi kebebasan bergerak serta berkumpul masyarakat desa, sehingga pertemuan-pertemuan di tingkat desa untuk membahas kesejahteraan desa juga sering tidak bisa terlaksana. Selain itu, di beberapa desa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap aparat pemerintah desa sangat rendah terbukti dari tuduhan korupsi yang sering dilontarkan kepada perangkat desa, meskipun di desa-desa lain perangkat desa mendapat kepercayaan dari warganya.
http://www.sheepindonesia.org/id/?page=news&viewid=7
Penyebab: lemahnya pranata di tingkat lomunitas desa.
Upaya/solusi: menurut opini saya, pranata di tingkat komunitas desa yang kurang, membuat komukasi antara pemerintah desa dengan pemerintah atas menjadi merenggang. solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkannya konumikasi diantara Pemerintah desa dengan pemerintah atas. sehingga kecurigaan keduanya bisa berkurang dan kepercayaannyapun bisa bertambah
Oleh : Nisrina Fachriani xi iis 2
http://www.sheepindonesia.org/id/?page=news&viewid=7
Penyebab: lemahnya pranata di tingkat lomunitas desa.
Upaya/solusi: menurut opini saya, pranata di tingkat komunitas desa yang kurang, membuat komukasi antara pemerintah desa dengan pemerintah atas menjadi merenggang. solusi yang bisa dilakukan adalah dengan menambahkannya konumikasi diantara Pemerintah desa dengan pemerintah atas. sehingga kecurigaan keduanya bisa berkurang dan kepercayaannyapun bisa bertambah
Oleh : Nisrina Fachriani xi iis 2
Komentar
Posting Komentar