konflik kelompok2 di ambon (Aghitio Parikesit)
TEMPO Interaktif, Jakarta:Bentrok antar kelompok Rohomoni dan Kailolo
kembali terjadi di Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Rabu (28/2).
Bentrok yang terjadi pada pukul 9.30 WIT itu diduga dipicu oleh
perusakan rumah dan kendaraan bermotor milik Daud Sangaji dan M.
Marasabessy. Tidak ada korban jiwa dalam bentrokan ini.
Akibat dari pengusakan tersebut, puluhan masyarakat Rohomani dengan
membawa berbagai jenis senjata tajam mendatangi wilayah Desa Kailolo
untuk membalas dendam. Suasana kian memanas ketika kedua kelompok
masyarakat bertemu di Lapangan Galunggung.
Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Sisno Adiwinoto,
sebanyak delapan tim patroli polisi dari Polres Ambon segera dikirim
untuk menghindari bentrokan. Massa yang kian beringas tidak
mengindahkan tembakan peringatan yang dilepas petugas ke udara.
Akhirnya setelah petugas menembak ke tanah, kedua kelompok yang
bertikai tersebut bergerak mundur.
Hingga berita ini diturunkan, Sisno mengaku pihaknya sudah menahan
beberapa orang tersangka namun ia tidak bersedia menyebutkan nama.
Selain itu, aparat juga sudah mengumpulkan barang bukti berupa
kendaraan bermotor dan senjata tajam yang dibawa oleh masyarakat serta
menginterogasi para saksi.
"Situasi di Ambon juga sudah pulih namum kami tetap menempatkan
beberapa petugas kepolisian untuk mencegah kemungkinan mereka bentrok
lagi," kata Sisno.
Kedua kelompok massa ini sudah pernah bentrok pada November 2006. Saat
itu, bentrokan dipicu oleh pembunuhan terhadap Umar Sangaji, salah
seorang warga Rohomoni, yang diduga dilakukan oleh warga Kailolo.
http://www.tempo.co/read/news/2007/02/28/05894480/Bentrok-Antar-Warga-Ambon-Kembali-Terjadi
Penyebab:
1. masih terdapat dendam lama di dalam benak masing-masing kelompok
2. ada nya keegoisan dan rasa gengsi untuk menyelesaikan masalah
dengan cara kekeluargaan
solusi:
1. harus dilakukan nya mediasi untuk menyelesaikan konflik yang
terjadi di kedua belah pihak oleh aparat-aparat penegak hukum
2. menanamkan rasa toleransi dan saling meghormati satu sama lain
Aghitio Parikesit XI IIS 1
kembali terjadi di Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon, Rabu (28/2).
Bentrok yang terjadi pada pukul 9.30 WIT itu diduga dipicu oleh
perusakan rumah dan kendaraan bermotor milik Daud Sangaji dan M.
Marasabessy. Tidak ada korban jiwa dalam bentrokan ini.
Akibat dari pengusakan tersebut, puluhan masyarakat Rohomani dengan
membawa berbagai jenis senjata tajam mendatangi wilayah Desa Kailolo
untuk membalas dendam. Suasana kian memanas ketika kedua kelompok
masyarakat bertemu di Lapangan Galunggung.
Menurut Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol. Sisno Adiwinoto,
sebanyak delapan tim patroli polisi dari Polres Ambon segera dikirim
untuk menghindari bentrokan. Massa yang kian beringas tidak
mengindahkan tembakan peringatan yang dilepas petugas ke udara.
Akhirnya setelah petugas menembak ke tanah, kedua kelompok yang
bertikai tersebut bergerak mundur.
Hingga berita ini diturunkan, Sisno mengaku pihaknya sudah menahan
beberapa orang tersangka namun ia tidak bersedia menyebutkan nama.
Selain itu, aparat juga sudah mengumpulkan barang bukti berupa
kendaraan bermotor dan senjata tajam yang dibawa oleh masyarakat serta
menginterogasi para saksi.
"Situasi di Ambon juga sudah pulih namum kami tetap menempatkan
beberapa petugas kepolisian untuk mencegah kemungkinan mereka bentrok
lagi," kata Sisno.
Kedua kelompok massa ini sudah pernah bentrok pada November 2006. Saat
itu, bentrokan dipicu oleh pembunuhan terhadap Umar Sangaji, salah
seorang warga Rohomoni, yang diduga dilakukan oleh warga Kailolo.
http://www.tempo.co/read/news/2007/02/28/05894480/Bentrok-Antar-Warga-Ambon-Kembali-Terjadi
Penyebab:
1. masih terdapat dendam lama di dalam benak masing-masing kelompok
2. ada nya keegoisan dan rasa gengsi untuk menyelesaikan masalah
dengan cara kekeluargaan
solusi:
1. harus dilakukan nya mediasi untuk menyelesaikan konflik yang
terjadi di kedua belah pihak oleh aparat-aparat penegak hukum
2. menanamkan rasa toleransi dan saling meghormati satu sama lain
Aghitio Parikesit XI IIS 1
Komentar
Posting Komentar