Nabi Muhammad Merindukan Keimanan Umatnya

 فَلَعَلَّكَ بَاخِعٌ نَفْسَكَ عَلَىٰ آثَارِهِمْ إِنْ لَمْ يُؤْمِنُوا بِهَٰذَا الْحَدِيثِ أَسَفًا


Maka (apakah) barangkali kamu akan membunuh dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Quran). (QS Al Kahfi : 6)


Kesungguhan Nabi SAW dalam berdakwah dan menyampikan risalah.

Rasa sayang Nabi SAW kepada umatnya membuat beliau begitu amat merindukan keimanan mereka sehingga "sikap berpaling mereka" amat membuat gelisah hati beliau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saya Menerima Surat Pribadi Prabowo Subianto

Perbedaan, Kesetaraan, dan Harmoni Sosial

Konflik Partai Golkar

Pandangan Ustadz Fadlan Mengenai Kerusuhan Tolikara

Kehancuran Suatu Negeri

Konflik Suku Dayak dan Madura

�JANGAN PERNAH ENGKAU REMEHKAN SEKECIL APAPUN KEBAIKAN�

Pendidikan Karakter Berbasis Neuro Science

Konflik Sosial: Konflik anak-anak yang putus sekolah dikarenakan membantu orang tuanya

Hati-hati dengan Wara' Jahil