Pastikan Pesan Diterima oleh Komunikan

Dalam proses komunikasi, komunikator harus memastikan bahwa pesan yang disampaikannya diterima oleh komunikan dengan baik, agar tidak terjadi salah paham. Cerita berikut bisa menggambarkan pentingnya memastikan  pesan sampai ke komunikan.

Cerita pertama.

Hari ini saya mengantar Yusuf dan Nailah pulang lebih dulu. Aisyah akan ke SMP Negeri 3 Depok untuk belajar kerajinan tangan. Saya berencana akan menjemput Aisyah bakda ashar.

Karena kondisi kurang fit, terasa mulai pagi, saya memutuskan untuk istirahat, tidur siang. Tidak kembali ke sekolah.

Sore hari, menjelang setengah empat, Aisyah mengirim pesan lewat WA, menanyakan kapan akan dijemput. Ia akan kembali ke sekolah. Saya jawab dengan pertanyaan apakah ia sudah kembali ke sekolah (SMP Terbuka Nurul Fikri). Sesaat setelah mengirim pesan, karena belum masuk dan belum dibaca, saya meneruskan tidur karena memang badan masih terasa lelah. Ketika saya bangun menjelang pukul lima, guru Aisyah menanyakan lewat WA, kapan Aisyah akan dijemput, sambil mengirim foto Aisyah yang tampaknya sedang 'menangis'. Karena saya tidak bisa menjemput, saya  langsung meminta guru Aisyah untuk memesankan ojek online.

Ketika Aisyah sampai di rumah, saya tanyakan mengapa pesan saya tidak masuk. Ternyata paket internetnya habis, sehingga tidak bisa WA. Saya baru terpikir, mengapa tadi tidak langsung meminta guru Aisyah memesankan ojek online saat pesan saya tidak diterima oleh Aisyah.



Cerita kedua.

Pada awal Agustus 2016, tanggal 1-10, saya mengikuti Pelatihan Instruktur Nasional Sosiologi di Bandung. Dari sejumlah peserta yang diundang, ternyata yang hadir baru mencapai 80%-an. Berdasarkan hasil evaluasi dari panitia, penyebab sebagian peserta tidak hadir adalah tidak sampainya undangan kepada para peserta. Panitia telah mengirim undangan ke semua peserta. namun ternyata belum semua peserta menerima undangan tersebut.

Saya sendiri mendapat surat undangan dari kepala TU yang mendapat informasi bukan dari dinas pendidikan. Beliau mengetahui adanya undangan tersebut dari istrinya yang ikut pelatihan instruktur nasional untuk mata pelajaran PKn.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Latihan Soal UN Pengendalian Sosial (2)

Kelompok dengan Solidaritas Mekanik dan Kelompok dengan Solidaritas Organik

Perbedaan, Kesetaraan, dan Harmoni Sosial

Pandangan Ustadz Fadlan Mengenai Kerusuhan Tolikara

Implementasi Pembelajaran STEM Berbasis Local Context

Konflik Suku Dayak dan Madura

Ustadz Syahrul Syah Meninggal Dunia Saat Tahiyat

Konflik perbatasan di Riau dengan Jambi, Sekolah dibakar Massa