Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sosiologi

Latihan Soal Kelompok Sosial (1)

Latihan Soal Kelompok Sosial (1)  Loading…

Materi PAT Sosiologi Kelas XI

 Materi PAT Sosiologi Kelas XI KONFLIK Pengertian Konflik (hal. 131) Bentuk-bentuk konflik (hal. 137-141) Teori Konflik Marx  (hal. 37) Faktor-faktor Penyebab Konflik (hal. 142-143) Dampak Konflik (hal. 144-145) Resolusi Konflik/Bentuk-bentuk Akomodasi (hal. 146-147) INTEGRASI SOSIAL Pengertian Integrasi Sosial (hal, 160) Faktor-faktor yang Menentukan Cepat atau Lambatnya Integrasi Sosial (hal. 161) Bentuk-bentuk Integrasi Sosial (hal. 161-162) Faktor-faktor Pendorong Integrasi Sosial (hal. 164-165) KELOMPOK SOSIAL Faktor Pembentuk Kelompok Sosial (hal. 8) Paguyuban dan Patembayan (hal. 10-11) Kelompok Primer dan Sekunder (hal. 11) Kelompok Formal dan Informal (hal. 14) PERBEDAAN, KESETARAAN, DAN HARMONI SOSIAL Diferensiasi Klan (hal. 80) Ciri-ciri dan Perilaku Masyarakat Multikultural _______________ Sumber: Maryati, Kun dan Juju Suryawati. 2016.  Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas X.  Jakarta: Esis

Dampak Konflik

  Dampak positif konflik : a. Memperjelas aspek-aspek kehidupan yang belum jelas atau masih belum tuntas ditelaah. b. Memungkinkan adanya penyesuaian kembali norma-norma dan nilai-nilai serta hubungan-hubungan sosial dalam kelompok. c. Meningkatnya solidaritas sesama anggotak elompok. d. Merupakan jalan untuk mengurangi ketergantungan antarindividu dan kelompok. e. Dapat membantu menghidupkan kembali norma-norma lama dan menciptakan norma-norma baru. f. Dapat berfungsi sebagai sarana untuk mencapai keseimbangan antara kekuatan-kekuatan dalam masyarakat. g. Memunculkan sebuah kompromi baru apabila pihak yang berkonflik dalam kekuatan seimbang. Dampak negatif konflik : a. Keretakan hubungan antarindividu dan persatuan kelompok. b. Kerusakan harta benda dan hilangnya nyawa manusia. c. Berubahnya kepribadian para individu. d. Munculnya dominasi kelompok pemenang atas kelompok yang kalah.

Teori Konflik Marx

Karl Marx melihat masyarakat manusia sebagai sebuah proses perkembangan yang akan mengakhiri konflik dengan konflik. Ciri utama hubungan sosial adalah perjuangan kelas dan revolusi. Kapitalisme akan membuat pemisahan yang tajam antara mereka yang menguasai alat produksi, yaitu kelompok borjuis dan tenaga buruh atau golongan proletar. Menurut ramalan Marx, konflik akan selalu terjadi dimana kelompok proletar akan memberontak melawan kelompok borjuis. Kaum proletar akan memenangkan perjuangan kelas ini dan akan menciptakan masyarakat tanpa kelas dan tanpa negara.

Bentuk-bentuk Akomodasi

 Bentuk-bentuk akomodasi (usaha penyelesaian konflik) : Mediasi yaitu proses pengikutsertaan pihak ketiga dalam penyelesaian suatu perselisihan sebagai penasihat. Arbitrase yaitu proses pengikutsertaan pihak ketiga dalam penyelesaian suatu perselisihan sebagai pemutus perkara. Konsiliasi yaitu usaha mempertemukan keinginan pihak yang berselisih untuk mencapai persetujuan dan menyelesaikan perselisihan itu. Kompromi yaitu persetujuan dengan jalan damai atau saling mengurangi tuntutan. Ajudikasi yaitu melalui pengadilan.

Teknik Penarikan Sampel

  Teknik penarikan sampel  ada 2 jenis: 1. Penarikan sampel  probabilita. 2. Penarikan sampel tidak probabilita atau  nonprobabilita Penarikan Sampel Probabilita Pada penarikan sampel  probabilita,  setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama  untuk dipilih sebagai sampel. Syarat dari penarikan sampel probabilita ini adalah  tersedianya daftar anggota populasi . Beberapa jenis sampel probabilita : 1. Penarikan sampel secara  random sederhana  ( simple random sampling )  2. Penarikan sampel  sistematis  ( systematic samplin g) 3. Penarikan sampel  stratifikasi  ( stratified sampling ) 4. Penarikan sampel secara  berkelompok  ( cluster sampling ) 5. Penarikan sampel wilayah ( area sampling ) 1.  Simple random sampling Untuk populasi yang homogen.  Ada dua cara penarikan: a. Dengan cara  mengundi  anggota populasi Digunakan untuk populasi yang tidak terlalu besar.  b. Den...

Kriteria Observasi yang Baik

 Kriteria observasi yang baik: 1.        Pengamatan digunakan dalam penelitian dan telah direncanakan secara sistematik 2.        Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian yang telah ditetapkan 3.        Pengamatan tersebut dicatat secara sistematik dan dihubungkan dengan proposisi umum dan bukan dipaparkan sebagai suatu yang hanya menarik perhatian. 4.        Pengamatan dapat dicek dan dikontrol mengenai validitas dan reliabilitasnya. 5.        Pengamatan di gunakan dalam penelitian dan telah direncanakan secara serius. 6.        Pengamatan harus berkaitan dengan tujuan penelitian yang telah ditetapkan. 7.        Pengamatan dapat dicek dan dikontrol mengenai keabsahannya.

Observasi Partisipasi

  Observasi ialah salah satu teknik pengumpulan data berupa pengamatan secara mendalam terhadap subjek penelitian.  Observasi partisipasi artinya peneliti ikut bergabung dengan kehidupan subjek penelitian, oleh sebab itu peneliti perlu mengikuti setiap kegiatan yang dilakukan subjek untuk memahami dan mengamati lebih dalam.  Agar peneliti tidak kehilangan arah dan lupa apa yang telah dilalui bersama subjek peneliti perlu membuat catatan lapangan , catatan tersebut akan membantu peneliti untuk dapat tetap berada di arah penelitian yang seharusnya.

Kelemahan Angket Tertutup

 Kelemahan angket tertutup: 1.    Keberatan utama ialah bahwa responden tidak diberi kesempatan memberi jawaban yang tidak tercantum dalam angket itu, sehingga ia terpaksa mencek atau memilih jawaban yang tidak sepenuhnya sesuai dengan pendapatnya.  2.    Ada kemungkinan bahwa responden asal-asal saja mencek atau mengisinya, tanpa memikirkan benar-benar apakah jawaban itu sesuai atau tidak dengan pendiriannya. Angket pengukur sikap biasanya memuat sejumlah item yang dapat menunjukkan konsistensi dalam jawaban. Jawaban yang tidak konsisten mengandung ketidakbenaran. Kecerobohan menjawab antara lain disebabkan oleh panjangnya angket itu sehingga menimbulkan keengganan untuk mengeluarkan waktu yang banyak untuk itu. (http://www.griyachumaidi.com/2015/03/keuntungan-angket.html)

Kelebihan Angket Tertutup

 Kelebihan angket tertutup: 1.    Hasilnya mudah diolah, diberi kode dan diskor, bahkan dapat diolah dengan menggunakan komputer.  2.    Responden tidak perlu menulis atau mengekspresikan buah pikirannya dalam bentuk tulisan.  3.    Mengisi angket relatif tidak banyak memerlukan waktu dibandingkan dengan angket terbuka.  4.    Lebih besar harapan bahwa angket itu diisi dan dikembalikan bila angket itu tertutup. (http://www.griyachumaidi.com/2015/03/keuntungan-angket.html)

Interpretasi Data Hasil Penelitian

Gambar
  Interpretasi Data Contoh soal: Data angka pengangguran di Indonesia (Kompas, 17 Februari 2009) sebagai berikut : Pertanyaan : Prestasi terbaik dalam mengatasi pengangguran tertinggi terjadi pada tahun berapa? Pembahasan: Yang ditanya adalah prestasi mengatasi pengangguran tertinggi, bukan angka pengangguran tertinggi, berarti yang dilihat adalah penurunan pengangguran tertinggi. Tahun 2005 : terjadi kenaikan, 11,2% - 9,9% = 1,3% Tahun 2006 : terjadi penurunan, 11,2% - 10,3% = 0,9% Tahun 2007 : terjadi penurunan, 10,3% - 9,1% = 1,2% (paling tinggi) Tahun 2008 : terjadi penurunan, 9,1% - 8,5% = 0,6% Jawaban : 2007

Pengertian Konflik

Menurut Soerjono Soekanto, konflik merupakan suatu proses sosial dimana individu atau kelompok berusaha untuk memenuhi tujuannya dengan menantang pihak lawan yang disertai dengan ancaman dan/atau kekerasan. (Soerjono, Soekanto, Sosiologi Suatu Pengantar (Jakarta: Rajawali Press, 2015), hlm. 90.) Konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (atau juga kelompok) yang berusaha menyingkirkan pihak lain dengan cara menghancurkan atau membuatnya tidak berdaya. (Maryati, Kun dan Juju Suryawati,  Sosiologi untuk SMA dan MA Kelas XI  (Jakarta: Esis, 2016), hlm. 131.

Kegunaan Presentasi Penelitian

 Beberapa kegunaan atau manfaat presentasi penelitian: a. Dapat mengungkapkan berbagai kemampuan yang dimiliki oleh siswa. b. Memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyalurkan kemampuan masing-masing. c. Memperoleh umpan balik dari peserta, mengenai sasaran laporan yang telah dicapai dan yang belum dicapai. d. Membantu siswa berpikir teoretis dan praktis lewat topik yang disajikan. e. Membantu siswa menilai kemampuan penelitian atau penulisan laporan. f. Membantu siswa mengetahui, memahami dan merumuskan berbagai masalah sosial yang timbul dan terjadi di masyarakat.  g. Mengembangkan motivasi siswa untuk lebih mendalami dan memecahkan setiap masalah yang dibahas sebagai wujud kepeduliannya terhadap masyarakat. (https://123dok.com/article/pengertian-dan-manfaat-presentas-presentasi-laporan-penelitian.y6e15nnz) Mempresentasikan hasil penelitian setelah penelitian selesai mempunyai banyak manfaat ke berbagai pihak salah satunya adalah kepada perkembangan keilmuan sosiologi yai...

Menyusun Hipotesis Penelitian

Hipotesis adalah kemungkinan jawaban atas masalah penelitian. Bentuk Rumusan Hipotesis a. Hipotesis deskriptif. Masalah : Berap a rata-rata penjualan buku cabang PT "X" di kota "J" Hipotesis : Rata-rata penjualan buku cabang PT "X" di kota "J" adalah 100 buah per hari . b. Hipotesis komparatif. Masalah : Bagaimana daya tahan TV merek "P" apabila dibandingkan dengan daya tahan TV merek "Q" Hipotesis : Daya tahan TV merek "P" lebih lama dibandingkan dengan daya taham TV merek "Q". c. Hipotesis korelatif Masalah : Apakah terdapat hubungan yang signifikan antara gaya pengasuhan orang tua dengan prestasi anak? Hipotesis : T erdapat hubungan yang signifikan antara gaya pengasuhan orang tua dengan prestasi anak .

Rumusan Masalah Penelitian

  Setelah menentukan topik penelitian, peneliti merumuskan pertanyaan penelitian. Pertanyaan inilah yang akan dicari jawabannya dengan melakukan penelitian. Rumusan pertanyaan penelitian dibuat sesuai dengan latar belakang dari masalah yang akan diteliti. Perhatikan contoh berikut. Contoh latar belakang masalah : Sebagian anak muda di kota besar cenderung menyukai makanan cepat saji dibandingkan dengan sayur-mayur dan buah-buahan. Pada usia tertentu tingkat kesehatan mereka lebih buruk dibandingkan dengan usia sama pada anak muda yang menyukai menu sayur dan buah.   Rumusan masalah : Bagaimana pengaruh  makanan cepat saji  terhadap  tingkat kesehatan  masyarakat? Rumusan masalah di atas merupakan masalah penelitian eksplanasi , penelitian yang menjelaskan hubungan antara suatu gejala sosial dengan gejala sosial lain.

Fakta Sosial menurut Emile Durkheim

Menurut Durkheim, fakta sosial adalah semua cara bertindak, berpikir, dan merasa yang ada diluar individu, bersifat memaksa, dan umum. Fakta sosial memiliki tiga karakteristik, yaitu : Pertama, External , yaitu di luar individu . Artinya bahwa fakta sosial ada sebelum individu ada dan akan tetap ada setelah individu tidak ada. Kedua, Determined Coercive , yaitu fakta sosial memaksa individu agar selalu sesuai dengannya (fakta sosial). Ketiga, General , yaitu tersebar luas dalam komunitas/masyarakat, milik bersama, dan bukan milik individu. (https://www.sosiologi.info/2020/05/menurut-emile-durkheim-ada-3-karakteristik-fakta-sosial.html)

Diferensiasi Sosial

A. Pengertian Diferensiasi Sosial Diferensiasi sosial adalah pengelompokan anggota masyarakat secara horizontal atau sederajat. B. Bentuk-bentuk Diferensiasi Sosial Diferensiasi sosial dalam masyarakat dapat didasarkan atas perbedaan ras, suku bangsa, klan, agama, jenis kelamin, dan profesi. 1.  Ras  : perbedaan ciri fisik, terutama warna kulit. Macam ras : a. Mongoloid (berwarna: kuning dan coklat) b. Kaukasoid (putih) c. Negroid (hitam) 2.  Suku bangsa Suku bangsa Sunda, Jawa, Betawi, dan lainnya, memiliki kedudukan yang serajat. 3. Klan ( kelompok kekerabatan yang besar)  Bentuk-bentuk klan : a. patrilineal (ayah) : Batak (=> marga) b. matrilineal (ibu) : Minangkabau 4. Agama Umat Islam, Kristen, Hindu, Budha, dan Kong Hu Chu, memiliki kedudukan yang serajat. 5. Jenis kelamin Laki-laki dan perempuan memiliki kedudukan yang sederajat. 6.  Profesi Dokter, guru, pengacara a. Pedagang b. Petani c. Dokter d. Guru, dll

Pengertian Struktur Sosial

 Pengertian struktur sosial menurut beberapa ahli: 1. Coleman:      struktur sebagai pola hubungan antarmanusia dan antarkelompok manusia. 2. Kornblum :     Struktur sosial : pola perilaku berulang-ulang yang menciptakan hubunganan antarindividu dan antarkelompok dalam masyarakat. (Sunarto, Kamanto. 2004. Pengantar Sosiologi. Jakarta: Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Hal. 52)

Bentuk Struktur Sosial

Peter M. Blau membagi bentuk struktur sosial menjadi dua tipe, yakni  interseksi sosial  dan  konsolidasi sosial . Pengertian interseksi sosial  : persilangan keanggotaan masyarakat. Contoh interseksi sosial  : organisasi yang beranggotakan orang yang berbeda suku Pengertian konsolidasi sosial  : tumpang tindih/penguatan keanggotaan masyarakat. Contoh konsolidasi sosial  : Ikatan Keluarga Minang, Persatuan Masyarakat Betawi ===== Menurut Nasiku, struktur sosial dapat dilihat secara horizontal (diferensiasi sosial) dan vertikal (stratifikasi sosial).

Materi Persiapan UTBK Sosiologi

Sosiologi Mikro dan Makro Teori Konflik Jarak dalam Interaksi Jenis-jenis Status Tahap Sosialisasi/Tahap Perkembangan Diri Pengertian Struktur Sosial Dasar Stratifikasi Sosial Tipe Struktur Sosial