Beberapa Panduan belajar Bahasa Inggris dari Wall Street English

Berikut Beberapa Panduan belajar Bahasa Inggris dari Wall Street English.

Mari Belajar Bahasa Inggris

Belajar Bahasa Inggris merupakan hal yang penting saat ini, terutama karena kita hidup di era globalisasi. Dalam hal ini, Bahasa Inggris ini memang terbukti memiliki lebih banyak aturan apabila dibandingkan dengan Bahasa Indonesia. Nah, berikut merupakan aturan dasar dasar Belajar Bahasa Inggris yang seharusnya kita ketahui:

1. Tenses
Tenses mungkin menjadi salah satu pelajaran dasar ketika sedang belajar Bahasa Inggris. Tenses sendiri merupakan aturan kata kerja dalam penggunaan Bahasa Inggris. Hal ini karena dalam Bahasa Inggris sendiri, kata kerja yang digunakan untuk mengungkapkan kegiatan di saat ini, masa lampau dan masa depan berbeda-beda antara satu dengan yang lain. Oleh karena itu, untuk mahir berbahasa Inggris dengan baik dan benar, ada setidaknya 16 tenses yang harus dihafalkan dan dipahami.

2. Grammar
Kalau tenses merupakan aturan kata kerja, maka grammar merupakan bagian dari aturan tata bahasa dalam Bahasa Inggris. Kita harus memahami betul grammar ini agar dalam membuat kalimat menjadi tersusun dengan rapi dan tidak berantakan agar lebih mudah dimengerti. Aturan grammar dalam Bahasa Inggris sendiri cukup banyak dari menggubah kalimat langsung-tidak langsung, ommition, penggunaan kata sambung, dll.

Apabila dalam percakapan sehari-hari, kedua aspek tersebut memang masih bisa ditoleransi apabila sedikit berantakan. Meski demikian, apabila berniat membuat tulisan yang resmi, wajib sekali untuk belajar Bahasa Inggris untuk memperkuat tenses dan grammar.

(http://wallstreetenglish.co.id/id/articles/mari-belajar-bahasa-inggris)


Belajar Menghadapi Tes Kemampuan Bahasa Inggris

 Belajar Bahasa Inggris tentu saja tidak memang ditujukan agar kita mampu berkomunikasi dengan baik menggunakan bahasa internasional tersebut. Nyatanya, kemampuan berkomunikasi tersebut tidak hanya dinilai dari tes-tes ujian Bahasa Inggris seperti di sekolah saja. Sebaliknya, terdapat tes penilaian bahasa Inggris yang resmi, yang gunanya untuk mengukur kemampuan Bahasa Inggris Anda, terutama untuk seleksi kerja atau beasiswa ke luar negeri seperti berikut:

1. TOEFL
TOEFL atau Test of English as a Foreign Language merupakan salah satu tes standardisasi kemampuan Bahasa Inggris untuk pengguna Bahasa Inggris non-native yang disediakan oleh lembaga ETS (Educational Testing Service). Dalam hal ini tes TOEFL terbagi menjadi dua jenis yaitu TOEFL iBT (Internet Based Test) dan PBT (paper based test). Apabila iBT range penilaiannya berkisar antara 0-120, TOEFL PBT skornya 310-677.

2. IELTS
Selain TOEFL tes standardisasi kemampuan Bahasa Inggris yang saat ini banyak digunakan ialah IELTS atau International English Language Testing System. IELTS sendiri digunakan oleh orang-orang yang hendak belajar di negara yang menggunakan Bahasa Inggris sebagai alat komunikasinya. Range penilaiannya sendiri antara 0-9, dinilai dari kemampuan listening, reading, writing dan speaking.
Bagi yang ingin mendaftar kerja atau belajar keluar negeri, sebaiknya diperhatikan ingin mengambil tes standardisasi yang mana. Hal ini karena masing-masing institusi biasa memiliki syarat yang berbeda-beda mengenai tes apa yang seharusnya digunakan dan berapa nilai skor minimal yang dibutuhkan. Yang jelas, karena kedua tes tersebut bukan hal yang mudah, maka belajar Bahasa Inggris biasa saja tidak cukup. Anda butuh tes khusus untuk menghadapinya.

(http://wallstreetenglish.co.id/id/articles/belajar-menghadapi-tes-kemampuan-bahasa-inggris)


Aturan Belajar Berbicara dalam Bahasa Inggris
Dalam belajar Bahasa Inggris, salah satu hal kemampuan yang sering dihadapi oleh penutur non-native adalah berbicara. Ini merupakan fakta yang sangat disayangkan karena dapat menghambat komunikasi kita. Oleh karena itu, berikut merupakan beberapa tips yang dapat diterapkan apabila ingin belajar berbicara dalam Bahasa Inggris dengan lebih lancar.

1. Jangan Terlalu Terpaku Grammar
Mungkin ini konsep yang sedikit aneh untuk orang-orang yang sedang belajar Bahasa Inggris secara komprehensif dengan baik dan benar. Meski demikian, sedikit melupakan grammar merupakan cara ampuh agar bisa berbicara dalam Bahasa Inggris dengan benar. Soalnya, kalau terlalu terpaku grammar, kita akan sulit cenderung bingung dan terbata dalam memilih kata-kata.

2. Banyak Belajar Frasa
Pembendaharaan kata memang penting, tetapi utamakan untuk lebih banyak berlatih membuat frasa terlebih dahulu. Pasalnya, menghafal ribuan kata kerja tidak serta merta menjamin kita bisa membentuk kalimat dengan baik. Sebaliknya, memahami banyak frasa memungkinkan kita lebih bisa memilih kata-kata dalam berbicara, sekaligus juga membuat tulisan.

3. Berkumpul dengan Penutur Bahasa Inggris
Agar bisa berbicara dalam Bahasa Inggris dengan lancar, kelilingi diri kita dengan lingkungan yang berisi penutur Bahasa Inggris. Dalam hal ini tidak perlu harus ke luar negeri atau kumpul dengan bule-bule terus. Setidaknya, mulai biasakan diri untuk membentuk lingkungan komunikasi Bahasa inggris dengan orang-orang di sekitar kita.
Membaca dan mendengarkan saja tidak akan cukup untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris kita. Sebaliknya, kita harus mulai belajar Inggris dengan berlatih berbicara dalam Bahasa Inggris yang bisa dimulai dengan belajar mengucapkan apa yang didengar. 

(http://wallstreetenglish.co.id/id/articles/aturan-belajar-berbicara-dalam-bahasa-inggris)

5 Minute English Test
Find out how good you are at English. This test will challenge you with grammar, reading & listening skills. Share your level with your facebook friends. If you are ready, please click the button below.  
http://www.wallstreetenglish.co.id/campaign/wsi-english-test/index.php?formattedwsicampaignfrom=HMPG-FIVEMINTEST-290113

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Latihan Soal UN Penelitian Sosial

Latihan Soal UN Perilaku Menyimpang

Seminar Online Jum'at 12 Juni 2020: Standardisasi dan Praktik PJJ untuk KBM Menghadapi Tahun Ajaran Baru

Amar Ma'ruf Nahi Munkar Walaupun Masih Berbuat Salah

Pentingnya Iman dan Akhlaq

Kelompok Sosial

FATWA PENYELENGGARAAN IBADAH DALAM SITUASI TERJADI WABAH COVID-19

Minuman Keras (Miras)

KEUTAMAAN BULAN RAJAB