Teori Positivisme Auguste Comte

 Comte berpendapat, positivisme adalah cara pandang dalam memahami dunia dengan berdasarkan sains.

Positivisme secara etimologi berasal dari kata positive, yang dalam bahasa filsafat bermakna sebagai suatu peristiwa yang benar-benar terjadi, yang dapat dialami sebagai suatu realitas. Ini berarti, yang disebut sebagai positif bertentangan dengan sesuatu yang hanya ada di dalam angan-angan (impian), atau terdiri dari sesuatu yang hanya merupakan konstruksi atas kreasi kemampuan untuk berpikir dari akal manusia. 

Pengertian positivisme secara terminologi berarti suatu paham yang dalam "pencapaian kebenaran"-nya bersumber dan berpangkal pada kejadian yang benar-benar terjadi. Segala hal di luar itu, sama sekali tidak dikaji dalam positivisme.

(https://id.wikipedia.org/wiki/Positivisme)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pidato Mengharukan Birrul Qodriyyah, Mahasiswa Bidikmisi FK UGM

Pengertian Kearifan Lokal Menurut Quaritch Wales

Pentingnya Iman dan Akhlaq

Pesan Habibie di Milad 18 PKS

Depok: SEMINAR KONTROVERSI IMUNISASI

KOPDAR ODOJers SLEMAN & Sekitarnya, 31 Agustus 2014

IBU GURU, AKU BUTUH PENGAKUAN..PAHAMI AKU